Membaca Ulang Pendidikan di Era Disrupsi Digital
Resensi Buku (E-BOOK): Membaca Ulang Pendidikan di Era Disrupsi Digital
Judul: Pendidikan Sebagai Fondasi Peradaban Digital: Refleksi Hari Pendidikan di Ruang Siber Tahun 2026
Penulis: Dr. Dharma Leksana, M.Th., M.Si.
Pendekatan: Ilmiah Populer
Tebal : 150 Halaman
Sinopsis
Di tengah pesatnya perubahan teknologi yang menggeser ruang kelas fisik menjadi ruang siber, buku ini hadir sebagai panduan esensial untuk memahami arah pendidikan masa depan. Penulis, Dr. Dharma Leksana, secara komprehensif membedah bagaimana pendidikan bukan sekadar proses administratif atau ijazah, melainkan fondasi utama peradaban. Dengan pendekatan ilmiah populer yang berbasis data, teori, dan realitas lapangan, buku ini mengajak pembaca untuk tidak tertinggal oleh zaman, melainkan aktif membentuk arah peradaban digital.
Keunggulan Buku
- Analisis Komprehensif: Buku ini memberikan tinjauan mendalam, mulai dari konsep dasar pendidikan, sejarah pendidikan Indonesia (termasuk peran Ki Hadjar Dewantara), hingga tantangan kontemporer seperti kesenjangan kualitas, relevansi lulusan, dan kesejahteraan guru.
- Kritis dan Reflektif: Menggunakan pemikiran Paulo Freire untuk mengkritisi pendekatan pendidikan modern yang seringkali terjebak dalam banking education (siswa sebagai penerima pasif), buku ini menawarkan perspektif baru yang dialogis dan kritis.
- Konteks Digital: Tidak hanya fokus pada teori klasik, buku ini secara tajam membahas transformasi pendidikan di era teknologi, peran AI, literasi digital, hingga etika di ruang siber.
- Praktis dan Aplikatif: Setiap bab diakhiri dengan “Implikasi Praktis” yang memberikan langkah konkret bagi pelajar, mahasiswa, guru, dan masyarakat umum untuk bertindak nyata, bukan sekadar memahami teori.

Siapa yang Harus Membaca Buku Ini?
• Pelajar dan Mahasiswa: Untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya belajar aktif dan berpikir kritis di tengah banjir informasi.
• Guru dan Pendidik: Sebagai referensi untuk beradaptasi dengan peran baru sebagai fasilitator dan kurator informasi di era digital.
• Orang Tua dan Masyarakat Umum: Untuk memahami bahwa pendidikan adalah proses sepanjang hayat yang melibatkan sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Mengapa Buku Ini Penting?
Buku ini berhasil menyatukan refleksi historis Hari Pendidikan Nasional dengan realitas tantangan ruang siber saat ini. Penulis menegaskan bahwa teknologi hanyalah alat; manusialah yang menentukan arah. Dengan membaca buku ini, pembaca akan diajak untuk mengubah cara pandang—bahwa pendidikan adalah proses membangun diri dan jalan menuju peradaban yang lebih bermartabat.
Dapatkan wawasan mendalam tentang pendidikan masa depan sekarang juga.
Jangan hanya menjadi penonton, jadilah pelaku dalam transformasi peradaban digital Indonesia!
PendidikanSiber
Hadiknas2026
PauloFreire
PendidikanFondasi
DharmaLeksana
SELAMAT MEMPERINGATI HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2026
