Teknik Geomatika Unjani Gelar Workshop Geospasial di Inovamap, Mahasiswa Belajar Langsung Teknologi GIS
Detik-news.com – Bandung 26 Mei 2026, Program Studi Teknik Geomatika Universitas Jenderal Achmad Yani menyelenggarakan kegiatan Workshop Aplikasi Geospasial bagi mahasiswa pada Senin, 26 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di PT. Inovasi Mandiri Pratama atau Inovamap, perusahaan teknologi geospasial yang bergerak di bidang pemetaan, Sistem Informasi Geografis (GIS), fotogrametri, serta akuisisi data menggunakan drone.
Sebanyak 12 mahasiswa mengikuti workshop tersebut dengan didampingi dosen pengampu mata kuliah Sistem Informasi Geografis, Muhammad Abia Saefulloh, M.T dan Kepala Laboratorium Teknik Geomatika, , Aning Haryati, S.T., M.T.. Turut hadir pula Ketua Program Studi Teknik Geomatika Unjani, Kol. (Purn.) Dr. Ir. Sukanto Hadi, M.T., yang mendampingi langsung rombongan mahasiswa dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini melibatkan tiga kelompok keahlian sekaligus, yakni Sistem Informasi Geografis, Penginderaan Jauh, dan Hidrografi. Kolaborasi tersebut menunjukkan luasnya keterkaitan ilmu geomatika dengan kebutuhan industri geospasial saat ini.
Rombongan mahasiswa disambut oleh pihak Inovamap yang diwakili oleh Dr. Deni Suwardhi, ST., MT. dan Ferri Firmansyah, S.T… Dalam sesi orientasi, pihak perusahaan memaparkan profil perusahaan serta berbagai proyek geospasial yang telah dikerjakan.
Mahasiswa memperoleh pemahaman langsung mengenai penerapan teknologi GIS di dunia profesional, mulai dari survei berbasis citra UAV hingga pembangunan sistem informasi berbasis spasial untuk sektor infrastruktur, perbankan, kehutanan, dan tata ruang.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik terbimbing. Mahasiswa diberikan kesempatan mengolah data spasial dari proyek nyata perusahaan dengan pendampingan tenaga profesional Inovamap. Pengalaman tersebut dinilai memberikan perspektif berbeda dibandingkan praktikum di laboratorium kampus, terutama terkait skala data, standar hasil pekerjaan, serta pola kerja tim di lingkungan industri.
Sesi diskusi menjadi salah satu agenda yang paling diminati peserta. Dalam kesempatan itu, pihak perusahaan menjelaskan bahwa peluang kerja bagi lulusan Teknik Geomatika masih sangat terbuka luas. Bidang yang berkembang meliputi GIS, penginderaan jauh berbasis UAV, analisis hidrologi spasial, pengembangan aplikasi WebGIS, hingga manajemen aset berbasis lokasi.
Perusahaan juga menekankan pentingnya penguasaan perangkat lunak GIS, kemampuan pemrograman pengolahan data spasial, serta keterampilan interpretasi citra dan analisis data geospasial multi-sumber sebagai kompetensi utama yang dibutuhkan industri saat ini.
Ketua Program Studi Teknik Geomatika Unjani, Kol. (Purn.) Dr. Ir. Sukanto Hadi, M.T., menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah terjalin dengan pihak perusahaan.
“Selaku Kepala Program Pendidikan Teknik Geomatika Unjani saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang baik selama ini. Kegiatan Pelatihan Sistem Informasi Geografis adalah program bimbingan teknis yang dirancang untuk membangun keahlian dalam mengelola, menganalisis, dan memvisualisasikan data berbasis ruang menggunakan perangkat lunak khusus,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelatihan tersebut bertujuan menghasilkan kemampuan pengolahan data geospasial menjadi informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan, seperti pemetaan wilayah, mitigasi bencana, dan perencanaan tata ruang.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa Teknik Geomatika Unjani,” katanya.
Sukanto Hadi juga berpesan agar mahasiswa memanfaatkan secara maksimal kegiatan kunjungan industri dan pelatihan aplikasi Sistem Informasi Geografis yang berlangsung selama dua hari pada 25 hingga 26 Mei 2026 tersebut.
Workshop Aplikasi Geospasial ini merupakan bagian dari upaya Program Studi Teknik Geomatika Unjani dalam memperkuat link and match antara kurikulum akademik dengan kebutuhan riil industri. Ke depan, pihak program studi berharap kerja sama dengan Inovamap dapat terus dikembangkan melalui program magang mahasiswa, penelitian terapan, dan pengembangan kurikulum berbasis industri.
(Dhl./Red.***)
