JAKARTA, Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) menggelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Gereja bertajuk “Jurnalistik Berbasis Nilai: Menulis Fakta dengan Hati” pada Sabtu, 12 September 2026. Acara yang berlangsung pukul 09.00–14.00 WIB di Kantor DPP PWGI, Jalan Cempaka Putih Tengah No. 19, Jakarta ini bertujuan untuk melawan penyebaran hoaks serta mengusung nilai kebenaran dan integritas.

Kegiatan ini melibatkan siapa saja yang terpanggil sebagai jurnalis atau wartawan gereja guna membangun Kerajaan Allah di era digital. Sebanyak 10 peserta dari kalangan masyarakat umum mengikuti pelatihan ini, yaitu Pdt. Hessy, Dr. Hermanto, Fretz, Mora, Carlla Paulina, Pdt. Cornelis, Irma, Pdt. Jahenos Saragih, Pdt. Hosea Sudarna, dan Dharma Leksana.
Pelatihan fokus mengajarkan teknik dasar penulisan berita, etika jurnalistik, dan pentingnya verifikasi fakta. Berlangsung dalam format ceramah, diskusi, dan praktik langsung, materi disampaikan oleh narasumber utama Pendeta Hosea Sudarna, seorang rohaniwan sekaligus praktisi komunikasi yang aktif menulis dan berbicara di mimbar publik. Dalam pemaparannya, ia membagikan pengalaman di dunia media serta menekankan pentingnya tiga pilar dalam menulis berita: fakta, akurat, dan berdampak.

Selain Pendeta Hosea Sudarna sebagai narasumber tunggal yang membagikan pengalaman medianya, hadir pula DR. Dharma dalam pelatihan wartawan gereja tersebut.
