Wadah Komunikasi dan Pelayanan Umat Bersama (WKPUB) menggelar Musyawarah Kerja (MUKER) 2026 di Cipanas
Detik-news.com – CIPANAS – Wadah Komunikasi dan Pelayanan Umat Bersama (WKPUB) menggelar Musyawarah Kerja (MUKER) 2026 di Kinasih Samadi dan Giri Kembang, Cipanas, Jawa Barat pada 10-11 Juli 2026. Forum strategis ini bertujuan untuk menyusun arah pelayanan baru sekaligus melantik kepengurusan periode 2026-2029. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Timur, Carlos Damanik, hadir membuka acara secara resmi mewakili Walikota Jakarta Timur, Munjirin.

Organisasi yang lahir pasca-konflik sosial 1998 ini berfokus pada penguatan moderasi beragama melalui tindakan nyata di masyarakat. Ketua Umum WKPUB, Pdt. (Em.) Hosea Sudarna, menjelaskan bahwa legalitas badan hukum yang diperoleh sejak Desember 2023 memperkuat akuntabilitas kerja organisasi di mata publik. Salah satu implementasi nyata kita adalah perluasan Program Anak Indonesia Sehat (AISA) untuk memerangi stunting yang kini menjangkau Kecamatan Matraman setelah sebelumnya sukses berjalan di enam kecamatan di Jakarta Timur. WKPUB mengalokasikan anggaran sebesar Rp300.000.000 untuk pos pelayanan ini serta menyiapkan dana darurat penanganan bencana di berbagai wilayah.

Sinergi tata kelola organisasi juga diperkuat melalui pemaparan regulasi hukum dan manajemen tanggap darurat. Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Timur, Eliezer Hutapea, menegaskan pentingnya keterbukaan tata kelola kemasyarakatan demi mengawal transformasi Jakarta menuju kota global. Selaras dengan hal tersebut, Dr. Marjan Miharja selaku Sekum FKUB Jakarta Timur menguraikan operasionalisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 300–305 melalui sinergi tiga pilar antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tokoh lintas iman untuk meredam potensi konflik sosial secara preventif.

MUKER 2026 kemudian membagi pembahasan ke dalam empat sidang seksi yang melibatkan perwakilan komunitas lintas iman, termasuk perwakilan pondok pesantren dan berbagai sinode gereja. Sidang pleno mengesahkan program kerja berkala yang meliputi revitalisasi pos kesehatan, pelatihan literasi digital remaja, hingga program ekologi perkotaan. Melalui konsensus ini, kita berkomitmen memperluas jangkauan pelayanan inklusif langsung ke tingkat akar rumput demi merawat ekosistem kota yang tertib, nyaman dan sejahtera untuk masa depan milik kita.
