Senin, 23 Juli 2018
HEADLINE
Kamis 12 Juli 2018, 11:07 WIB | detik-news.com

Tubuh Pejalan Kaki Ini Terbelah usai Ditabrak Probowangi di Beji

TEWAS TKP: Jenazah M Rifai usai tertabrak KA di Gajahhendo, Rabu (11/7) pagi. (Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

BEJI - Jalur perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Gajahbendo, Beji, kembali memakan korban. Setelah seorang siswa tertabrak, Rabu (11/7) pagi giliran seorang pejalan kaki menjadi korbannya.

Diduga kurang berhati-hati saat menyeberang, korban tersambar KA Probowangi. Dia adalah M Rifai, 33, warga Dusun/Desa Gajahbendo, Beji. Lelaki yang diketahui sukarelawan pembantu lalulintas (Supeltas) itu, tewas usai ditabrak KA.

Informasinya, insiden itu terjadi sekitar pukul 05.30. Pagi itu korban sebelumnya terlihat berjalan kaki dan hendak menyeberang dari selatan ke utara. 

KURANG HATI-HATI: KA Probowangi hendak meninggalkan lokasi usai kejadian. (Istimewa)

Petaka terjadi saat Rifai berjalan di rel KA. "Korban ditengarai tak melihat KA Probowangi yang saat itu melaju dari arah barat ke timur," bebet Iptu Saiful, Kanitlantas Polsek Beji.

Akibatnya, korban terpental sejauh 10 meter. Korban mengalami luka berat yakni tubuh di bagian perut terbelah, kaki dan tangan patah. Korban pun tewas di lokasi kejadian.

Usai insiden itu, KA Probowangi bernomor loko CC 2018308 yang dimasinisi Asril, sempat berhenti. Namun setelah jenazah korban ada yang menangani, KA melanjutkan perjalanan.

"Jenazah korban lalu dibawa ke kamar mayat RSUD Bangil untuk kepentingan visum," pungkas Kaposlantas.

Sumber

Komentar

Silahkan login untuk dapat berkomentar

0 Komentar