Selasa, 19 Juni 2018
HEADLINE
Kamis 14 Juni 2018, 16:58 WIB | detik-news.com

Jambret Dompet, Penjual Akik asal Blega-Bangkalan Dihakimi Massa

DIPERIKSA: Tersangka Rahmadi (tengah) diperiksa penyidik Polsek Prigen, Kamis (14/6) pagi. (Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

PRIGEN - Momen Lebaran yang jatuh Jumat (15/6) besok, sepertinya bakal berat dilalui Rahmadi, 32. Penyebabnya, di Lebaran kali ini, Pemuda agar Desa Pangilen, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan tersebut, harus menjalaninya di sel tahanan Mapolsek Prigen.

Pria yang tiap harinya mengaku jualan batu akik tersebut, dibekuk polisi lantaran aksi nekadnya. Dia melakukan perampasan dompet milik Waridah, 51, warga Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen. 

Saat itu, korban tengah mengisi bensin motornya di kios BBM yang berlokasi di Lingkungan Krajan Tengah, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen. Korban rupanya lalai karena meletakkan dompet di loker bawah setir motornya.

Nah, melihat ada barang berharga, pelaku Rahmadi gelap mata. Dia lalu mengambil dompet itu, dengan menariknya. Selanjutnya kabur ke arah utara atau Pasar Prigen. 

"Pelaku setelah menjambret tas milik korban, langsung dikejar oleh warga lainnya setelah korban berteriak maling. Sekitar satu kilometer tertangkap dan dimassa warga," jelas Kapolsek Prigen AKP Baktiyono Hendriyanto.

Tak lama berselang, petugas polsek setempat tiba di lokasi dan langsung mengamankan pelaku. Selanjutnya pelaku dibawa ke mapolsek setempat.  

Tersangka diamankan dengan barang bukti. Diantaranya, satu buah dompet berisi uang tunai Rp 250 ribu dan satu unit motor nopol N 2576 TCA. 

Dalam kejadian ini, pelaku masih hidup meski sempat dimassa. Namun hanya mengalami luka memar dibagian wajah dan lehernya. 

"Kasusnya masih proses penyidikan lebih lanjut. Pelakunya dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara," tegas kapolsek Prigen.

Sumber

Tag:
Pasuruan
Kriminal
Jambret
Prigen


Komentar

Silahkan login untuk dapat berkomentar

0 Komentar