Senin, 23 Juli 2018
HEADLINE
Senin 09 Juli 2018, 13:21 WIB | detik-news.com

Dorrr, Buron Curanmor Asal Lumajang Tewas saat Mau Ditangkap

TINGGAL NAMA: Jenazah Neman saat berada di kamar mayat RSUD Waluyo Jati, usai dibekuk Senin (9/7) dini hari. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

PROBOLINGGO - Berakhir sudah sepak terjang Neman, 40. Warga Desa Alun-alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang yang menjadi buronan polisi itu, harus meregang nyawa. Buronan atas kasus pencurian kendaraan bermotor itu tewas, setelah timah panas polisi lantaran melawan petugas, saat hendak ditangkap.

Sebelum dibekuk, Neman memang menjadi daftar pencairan orang (DPO) Polres Probolinggo. Dia diburu usai mencuri motor milikSisto, 56, warga Desa Bladu Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan. Aksi pencurian itu dilakukan 14 Februari silam.

Dari hasil penyelidikan, polisi mendapatkan nama Neman. Sejak saat itu Neman diburu. Namun Neman rupanya licin. Beberapa kali hendak ditangkap, dia berhasil kabur.

BURONAN POLISI: Sebelum tewas, Neman tercatat DPO Polres Probolinggo. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

Sampai kemudian Minggu (8/7) malam lalu, polisi mendapat informasi bahwa Neman ada di rumahnya. Seketika itu polisi menuju lokasi. Disana, polisi menyanggong cukup lama.

Sampai menjelang dini hari, polisi akhirnya bergerak untuk menangkap. Nah, saat itulah, Neman rupanya tahu. Bahkan melakukan perlawanan.

“Tersangka DPO (Neman) hendak melawan dengan menembakkan senapan angin ke petugas. Dengan pertimbangan DPO mau kabur, akhirnya petugas melakukan tindakan tegas terukur berupa penembakan pelumpuhan ke arah kaki,” beber AKP Riyanto, Kasatreskrim Polres Probolinggo.

Tembakan itu membuat Neman tak berdaya. Dia lalu diamankan. Tapi karena lukanya parah, petugas membawanya ke RSUD Waluyo Jati. Sayang, karena pelaku mengeluarkan banyak darah, dia akhirnya meregang nyawa.

Jenazah pelaku kemudian dibawa ke kamar mayat. Jenazahnya lalu disucikan. 

Sumber

Komentar

Silahkan login untuk dapat berkomentar

0 Komentar