Selasa, 19 Juni 2018
HEADLINE
Kamis 14 Juni 2018, 10:11 WIB | detik-news.com

2 Sindikat Garong Motor Kuripan Lintas Daerah Diciduk, 1 Didor

LINTAS DAERAH: Nur Hamid (kiri) dan Alim Sahid saat dirilis Polres Probolinggo. (Arif Mashudi/Radar Bromo)

KRAKSAAN - Petualangan Nur Hamid, 25 dan Alim Sahid, 30, sama-sama asal Desa Wonoasri, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo dalam mencuri motor berakhir di balik jeruji besi. bahkan, Nur Hamid harus ditembak kakinya lantaran berupaya kabur saat hendak ditangkap.

Wakapolres Probolinggo Kompol Ali Rahmat mengatakan, dua sekawang itu merupakan kelompok begal sadis. Dengan bermodalkan celurit dan berbagai macam kunci T, kelompok ini tak jarang melukai korbannya ketika melawan. Dalam catatan kepolisian, keduanya terlibat dalam 8 aksi curanmor.

“Kedua pelaku ini merupakan pelaku lama dan masuk komplotan spesialis curanmor sadis. Tidak hanya di wilayah hukum Polres Probolinggo, tapi TKP-nya juga luar daerah,” kata Ali Rahmat.

Dari keduanya, polisi mengamanan dua buah celurit, puluhan kunci T berbagai ukuran, dan gerinda. Wakapolres mengaku, selain dua tersangka ini, pihaknya masih mengembangkan kasus ini terhadap tiga pelaku lainnya yang masih buron. Karena hasil dari pemeriksaan, aksi curanmor sering dilakukan bersama-sama.

“Ada tiga pelaku yang masih buron. Kami masih berusaha untuk melakukan penangkapan,” terangnya.

Sementara itu, tersangka Alim membantah dirinya terlibat di 8 TKP (tempat kejadian perkara) pencurian motor. Ia mengaku, hanya beraksi di 7 TKP. Itu pun tidak sampai menggunakan kekerasan.

Ia mengaku hanya mencuri motor yang ada di pinggir jalan. “Saya ambil motor di pinggir jalan. Kemudian saya jual, biasanya dapat bagian Rp 1 juta atau hanya Rp 500 ribu,” kata bapak satu anak itu.

Sumber

Komentar

Silahkan login untuk dapat berkomentar

0 Komentar